Bengkulu-Warga Bengkulu sudah mulai risih dengan kebijakan PLN yang sering memadamkan listrik. pemadaman ini merugikan banyak warga, terutama para pengusaha. Salah satu pengusaha yang merasa rugi adalah Arjan(49) warga kelurahan Sidomulyo. Beliau merasakan dampak kerugian dari pemadaman listrik rutin terhadap usaha peternakan puyuhnya. Kerugian yang dialami yaitu sebesar 15% persen dari keuntungan yang didapatkan. "kerugian dari pemadaman ini mencapai 15% dari penghasilan biasanya," Ungkap Arjan.
Menurut Arjan, pemadaman ini mengurangi banyak hal dalam peternakan puyuh. Selain produksi telur yang kurang, penetasan bibit baru juga mengalami penundaan dikarenakan listrik yang sering mati. Untuk puyuh yang baru menetas, jika sering mati lampu maka akan banyak anak puyuh yang akhirnya mati karena kedinginan. " Kebutuhan listrik sangat penting, sangat berkaitan dengan penetasan, perawatan, dan panen ternak puyuh. Jika tidak cepat diantisipasi maka akan membahayakan rumah-rumah industri, akan terancap bangkrut," tekan Arjan.
"Harusny pemerintah punya alternatif untuk para pengusaha, tidak dapat disamakan dengan dahulu lagi, karena Bengkulu saat ini sudah termasuk kota industri, jadi kebutuhan listrik itu sangat penting. " ujar Arjan. Selanjutnya Arjan berharap pemerintah dapat memahami usaha-usaha yang mayoritas butuh listrik. Selain itu mereka juga dapat memberikan alternatif energi agar tidak merugikan lagi para pengusaha..
Menurut Arjan, pemadaman ini mengurangi banyak hal dalam peternakan puyuh. Selain produksi telur yang kurang, penetasan bibit baru juga mengalami penundaan dikarenakan listrik yang sering mati. Untuk puyuh yang baru menetas, jika sering mati lampu maka akan banyak anak puyuh yang akhirnya mati karena kedinginan. " Kebutuhan listrik sangat penting, sangat berkaitan dengan penetasan, perawatan, dan panen ternak puyuh. Jika tidak cepat diantisipasi maka akan membahayakan rumah-rumah industri, akan terancap bangkrut," tekan Arjan.
"Harusny pemerintah punya alternatif untuk para pengusaha, tidak dapat disamakan dengan dahulu lagi, karena Bengkulu saat ini sudah termasuk kota industri, jadi kebutuhan listrik itu sangat penting. " ujar Arjan. Selanjutnya Arjan berharap pemerintah dapat memahami usaha-usaha yang mayoritas butuh listrik. Selain itu mereka juga dapat memberikan alternatif energi agar tidak merugikan lagi para pengusaha..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar